Donbass Arena, UFO untuk Euro

Tjatur Wiharyo | 06 Januari 2012

APF

MENYEBUT Stadion Olimpiynskiy akan ada getaran tersendiri di dalam hati. Sebab, ini bukan saja stadion mewah dan megah, tapi penuh sejarah. Salah satu stadion terbesar di dunia dengan kapasitas 70.050 ini memiliki kesakralan dan bakal menjadi penutup Piala Eropa 2012. Partai final akan digelar di sini.

Olimpiynskiy tak lepas dari pergolakan Uni Soviet, Tentara Merah dan kemerdekaan Ukraina. Berada di kota Kiev, stadion ini memang dibangun untuk pusat olahraga Ukraina, juga salah satu kompleks olahraga terpenting semasa negara Uni Soviet.

Ketika pertama berdiri pada 1923, stadion ini diberi nama Red Stadium of Trotsky. Ini untuk menghormati Leon Trotsky, tokoh Marxis yang juga pendiri Red Army (Tentara Merah).

Tidak seperti stadion lainnya, Olimpiynskiy didesain untuk kompleks olahraga multicabang. Selain sepak bola, kompleks ini juga memiliki fasilitas olahraga lainnya. Maka, Olimpiynskiy menjadi venue penting Olimpiade, terutama pada 1980 saat Uni Soviet menjadi tuan rumah pesta olahraga multievent sejagad itu.

Nama Red Stadium of Trotsky hanya bertahan setahun. Pada 1924, namanya berubah menjadi hanya Red Stadium.

Stadion ini dibuat terburu-buru, sehingga banyak kesalahan konstruksi yang membahayakan. Maka, Olimpiynskiy sering direnovasi. Pada 1936, stadion ini pertama kalinya direnovasi dengan kapasitas 50.000 tempat duduk dan beberapa bangunan terpaksa dihancurkan karena kesalahan. Namanya pun diubah menjadi Republican Stadium of Kosior.

Jika dihitung, nama stadion ini berubah sembilan kali. Pada 1938, namanya menjadi hanya Stadion Republican. Kemudian pada 1941 menjadi Repuclican Stadium of Khruschev. Tahun 1943 diubah lagi menjadi All Ukrainan Stadium. Lalu setahun kemudian kembali ke nama Repuclican Stadium of Khruschev.

Tahun 1960an, stadion ini direnovasi besar-besaran lagi dan kapasitasnya mencapai 100.000 pada 1967. Namanya pun menjadi Central Stadium dari 1962-1979. Namun, pada 1980 saat digunakan untuk Olimpiade, namanya kembali ke Republican Stadium. Baru pada 1996, karena punya sejarah olimpiade, namanya menjadi Olympic Stadium atau Stadion Olimpiysky.

Karena dipakai untuk final Piala Eropa 2012, stadion ini pun direnovasi lagi agar lebih mewah dan megah. Dimulai pada 1 Desember 2008, Olimpiysky akhirnya selesa dan dibuka Presiden Ukraina, Viktor Yanukovych, pada 8 Oktober 2011. Kapasitasnya pun menjadi 70.050. Sebelumnya, pada 1997-99, stadion ini sudah direnovasi dan kapasitasnya dikurangi menjadi 83.450 atas petunjuk FIFA.

Atap stadion ini dibuat dari serat kaca dan ditutup teflon. Stadion dilengkapi 608 lampu penerang. Untuk kenyamanan, stadion dilengkapi 42 kedai makanan cepat saji. Selain itu, ada juga restauran seluas 560 meter persegi.

Berada di pusat Kota Kiev, Olimpiysky memang berdiri megah. Selain menjadi markas Dynamo Kiev, juga markas timnas Ukraina. Stadion ini selalu menjadi pusat kegiatan besar di Ukraina. Selain karena sejarahnya yang panjang, stadion megah ini pun memiliki kesakralan sendiri. Wajar, partai final Piala Eropa 2012 akan digelar di sini agar klimaksnya makin sempurna.


Data Stadion

Nama resmi : Olimpiysky/Olympic
Lokasi : Kiev, Ukraina
Pembangunan : 2008-2011
Pembukaan : 12 Agustus 1923 dan 8 Oktober 2011
Permukaan : Rumput
Dimensi lapangan : 105 X 68 meter
Kapasitas : 70.050
Rekor penonton : 70.000 (Ukraina 3-3 Jerman, 11/10/2011)
Biaya pembangunan : 550 juta dolar AS (sekitar Rp 5 triliun)

MAN of the Match

Capello: Perancis Lawan Terberat

Fabio Capello menyebut Perancis sebagai lawan terberat Inggris di fase grup Piala Eropa 2012.